DI PERSILAKAN BAGI TEMEN-TEMEN YANG INGIN MEMPOSTING KOMENTAR ATAS ARTIKEL YANG DIPAMPANG DI BLOG INI, SAYA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR DAN MASUKANNYA

Selasa, 31 Maret 2009

Waw....31 Maret 2009!

Ingat tanggal 31 Maret 2009 ?
Yang pasti pada tanggal ini ada 2 (dua) moment yang saya ingat, yang pertama adalah berhubungan dengan tulisan saya sebelumnya, masih kah Anda ingat? ya betul sekali, bagi warga negara dan masyarakat yang baik, tentu harus selalu ingat akan kewajiban kita yaitu melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi, nah siap-siap saja yang tidak taat, maka negara akan menganakan sanksi tegas lho!, pada tanggal ini biasanya petugas pajak atau fiskus di setiap kantor pelayan pajak, terasa lebih sibuk dari biasanya, ini tentu diakibatkan oleh para wajib pajak yang kurang disiplin dalam melaporkan SPT-nya, padahal negara dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak memberikan batas waktu yang cukup panjang bagi setiap warga negara untuk mengisi SPT.

Yang penting kita sudah melaporkan SPT, bagi yang belum, lainkali jangan melakukan hal tersebut, karena jika kita tidak melaporkan SPT, maka kita cerminan orang yang tidak taat kepada pemerintah.

Nah hal yang kedua yang saya ingat adalah, hari ini merupakan batas waktu postingan Djarum Black Blog Competition lho, bagi para blogger yang mengikuti Djarum Black Blog Competition, tentu sudah mengetahui hal ini, atau bagi yang belum, mudah-mudahan setelah membaca artikel saya jadi ingat.

Alhamdulillah, selama dua bulan keikut sertaan dalam Djarum Black Blog Competition ini, saya sudah berhasil membuat 20 lebih artikel yang merupakan persyaratan perlombaan, bagi saya membuat 20 lebih artikel yang harus memasukkan kata kunci tentu tidak semudah yang dibayangkan. Kita harus bisa menghubungkan kata kunci dengan isi artikel yang kita buat, tapi ya....saya sangat bersyukur atas usaha ini, tinggal tunggu hasil, mudah-mudahan mendapatkan yang terbaik bagi saya.....amien.

Kalau saya menilai, ternyata para blogger itu memang super kreatif, dari beberapa blog yang ikut serta dalam Djarum Black Blog Competition ini, sempat saya buka blognya, ternyata memang ide-ide mereka patut diapresiasi, mudah-mudahan kerja keras mereka juga mendapatkan hasil yang lebih baik
Bravo Blogger Indonesia
Selengkapnya...

Senin, 30 Maret 2009

Black in news? No..no..no…Its Black News

Djarum Black mania, beberapa hari ini Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia, diramaikan oleh kampanye partai-partai peserta pemilu 2009, memang saat ini merupakan masanya kampanye, tak jarang kampanye ini memacetkan lalu lintas, karena banyaknya peserta kampanye yang menggunakan jalan raya dalam melaksanakan hajatnya, bahkan ada partai besar yang menyewa bus-bus angkutan umum untuk mengangkut masa kampanye ketempat tujuan kampanye, akibatnya banyak penumpang yang kesulitan mencari bus untuk bekrja atau bahkan pulang kerumah.

Dinegeri ini, memang masih menjadikan kampanye mengumpulkan massa disuatu tempat sebagai cara untuk menunjukkan eksistensi partai mereka dinegeri ini, dan cara mengumpulkan massa adalah cara yang paling banyak diminati sebagian besar partai, padahal cara ini bisa mengeluarkan banyak biaya, sebagai contoh nyata kampanye partai yang bergambar pohon beringin kemaren, menghabiskan dana 3,5 milyar untuk menggelar kampanye di gelora Bung Karno, dana yang tidak sedikit ini menurut berita sudah diminimalkan dari rencana sebelumnya, waw….berapakah dana yang direncanakan sebelumnya?

Disela-sela partai politik berpesta menunjukkan kekuatan mereka, tiba-tiba berita bencana (red: badnews, blacknews sedikit maksa bukan black in news) timbul, Jebolnya situ Gintung , Cirendeu Ciputat Tangerang Banten, seolah mengingatkan mereka yang penuh dengan janji memeperjuangkan nasib rakyat, untuk benar-benar melaksanakan janjinya yang selama ini hanya sebatas janji kampanye. Bencana ini memakan korban kurang lebih100-an orang meninggal dunia (sumber berita detik.com meninggal kurang dari 100 orang dan hilang kurang dari 100 orang), Saya pribadi turut berduka cita atas bencana ini, mudah-mudahan amal sholeh yang meninggal diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan bisa bersabar atas bencana yang menimpanya.

Partai politik dan tokohnya kemudian berebut simpati para korban bencana dan mungkin para pemilih lain dengan berbagai triknya, ada yang langsung meninjau lapangan, ada yang membatu dengan dana yang diumukan dimedia informasi umum, ada yang berusaha menggalang dana, mudah-mudahan yang ini bukan berita buruk alias badnews, kita lihat sisi positifnya sajalah, mereka benar-benar membantu dari hati nurani, bukan karena ingin meraih simpati menjelang pemilu. Ya….masyarakat kini sudah bisa melihat dan menilai mana yang tulus membantu dan mana yang cuma meraih simpati.


Selengkapnya...

Selasa, 24 Maret 2009

Motorola T190, Nokia 8250, Blackberry?

Perkembangan zaman memang selalu diikuti oleh perkembangan teknologi, perkembangan teknologi membentuk sebuah budaya mode, yang menunjukkan bahwa mode tersebut merupakan era di zaman tersebut, pada awal kemunculannya, mobile phone atau sering kita sebut handphone, merupakan barang yang tergolong mewah, sehingga siapa saja yang membawa handphone ditangannya seolah memiliki nilai tersendiri yang lebih dibanding dengan yang tidak membawanya, bagaimana tidak harga handphone memang tergolong mahal pada saat itu, tidak banyak orang yang mampu untuk memilikinya.

Coba kita lihat sekarang, hampir semua orang memiliki handphone, karena harganya relatif terjangkau, sehingga barang tersebut dapat dibeli oleh siapasaja baik dari kalangan atas, menengah sampai dengan kelas bawah, bahkan sudah menjadi tren setiap orang memiliki dua handphone, yang satu GSM dan yang satu CDMA, jadi bukan hal yang luar biasa pada saat sekarang orang memiliki handphone.

Handphone yang pertama saya beli adalah handphone motorola T190 atau orang biasa menyebutnya “Tigo”, handphone ini menyandang gelar handphone “sejuta umat”, karena banyak sekali orang yang memilikinya, selain lebih murah (pada saat itu), fitur yang ditawarkan mudah difahami alias lumrah, sehingga setiap orang dapat memakainya tanpa kesulitan berarti, bahkan ibu-ibupun menyukai menggunakan handphone tersebut.


Setelah beberapa lama, handphone tersebut saya berikan kepada ibu saya, dan ternyata ibu sayapun menyukainya, sehingga saya berusaha mencari penggati handphone tersebut, setelah menimbang-nimbang uang didompet akhirnya saya memutuskan untuk membeli handphone baru Nokia 8250, beberapa bulan kemudian ternyata handphone type ini juga meraih gelar yang sama dengan handphone Motorola T190 yaitu handphone sejuta umat, sehingga tak jarang saya melihat handphone ini disepanjang jalan yang saya lewati.


Saat ini saya berfikir bahwa fungsi utama handphone adalah untuk berkomunikasi, jadi bukan merupakan prioritas utama untuk membeli handphone yang mahal, ketika saya membaca sebuah artikel di media massa, bahwa ada sebuah handphone baru yang ingin menjadi handphone sejuta umat, saya kembali teringat atas 2 handphone yang sebelumnya saya miliki, handphone tersebut adalah blackberry, hampir disemua tempat ada iklannya, bahkan beberapa boss ditempat saya bekerja juga sudah memegang handphone tersebut.

Tapi ketika saya cek harga, wah harganya terlalu tinggi untuk ukuran saya, saya lebih memprioritaskan kuliah saya daripada memikirkan untuk memiliki handphone tersebut, walaupun dalam hati kecil ingin juga memilikinya. Bahkan ketika saya membuka blog saya dan tidak sengaja membuka iklan Djarum Black Blog Competition, ternyata menyediakan hadiah Blackberry, wah tertarik juga tuh, saya coba ikut lombanya, siapa tahu rezeki saya untuk mendapatkan hanphone tersebut, walaupun ketika pertama saya buka blog kompetisi tersebut, persyaratannya lumayan tidak mudah.
Bayangkan saja, Djarum Black Blog Competition, setiap peserta harus dapat membuat artikel minimal 20 artikel dimana setiap artikel harus memasukkan minimal dua kata kunci, nah ini nih kata kuncinya yang lumayan sulit untuk bisa dikembangkan dalam artikel :
1. Djarum Black
2. Djarum Black Slimz
3. Djarum Black Slimznation
4. Djarum Black Motodify
5. Djarum Black Night Slalom
6. Autoblackthrough
7. Autoblackthrough goes to campus
8. Blackinnovationawards
9. Blackinnovationawards goes to campus
10. Black In News
11. Black Car Community
12. Black Motor Community
13. Black Community

Tapi gak papa, siapa tahu rezeki saya mendapatkan blackberry curve 8310, atau bahkan note book ACER Aspire One A150, yang penting usaha maksimal dulu, untuk dapat memenuhi persyaratan kompetisi, mengenai hasil saya serahkan kepada yang diatas.

Selengkapnya...

Senin, 23 Maret 2009

Mencapai 1 Juta Blogger, pasar potensial Capres

Sepulang aktivitas bekerja, tak sengaja saya melihat running text disalah satu stasiun televisi swasta, dan saya membaca bahwa salah satu capres partai besar mengadakan pertemuan dengan para blogger, wah.....saya selaku blogger tidak merasa heran, kenapa para capres negara tercinta ini melirik blogger sebagai calon pemilih presiden yang sangat potensial.

Blog yang saat ini sudah merupakan lifestyle dan kebutuhan masyarakat, menjadi penting bagi mereka (para Capres) untuk meraih suara sebanyak mungkin, bayangkan saja program sejuta blogger yang berhasil menarik perhatian masyarakat untuk mengenal blog-blog sebagai media mengekploitasi kemampuan diri, sebagian besar dari blogger tentu berada pada kisaran umur yang memenuhi untuk dapat menyalurkan suaranya dalam Pemilu mendatang, jadi sekali lagi tidaklah mengherankan jika para capres melakukan hal tersebut.

Blog mampu membuat suatu jaringan tanpa batas didunia ini, setiap orang dibelahan bumi manapun dapat berinteraksi melalui blog ini, tentu ini merupakan strategi yang tidak bisa dilewatkan begitu saja, Capres yang jeli akan informasi media elektronik berbasis komputer, tentu akan menggunakan fasilitas ini sebagi salah satu strategi mereka meraup suara besar.

Sebagai contoh lomba-lomba blog yang diselenggarakan awal tahun ini seperti Bugiakso Blog Competition, dalam ajang yang bertemakan “aku untuk negeriku” ini mampu menyedot lebih dari 1000-an blogger untuk bersaing memperebutkan hadiahnya,
Djarum Black melalui ajang Djarum Black Blog Competition yang sampai saat ini masih dalam masa pendaftaran dan penjurian, untuk sementara juga mampu mendekati angka 1000-an blogger, begitu juga dengan Djarum Black Innovation awards dan lomba-lomba blog lainnya, tentu dipadati oleh ribuan blog yang terdaftar, belum lagi yang memang tidak ikutserta dalam lomba-lomba tersebut. Hal ini tentu menunjukan bahwa jumlah blogger tidaklah kecil.

Para capres yang mampu mebuat opini yang baik terhadap publik blogger atas pencalonannya, tentu akan mendapatkan dukungan yang lebih besar pula, yang saya tahu ada beberapa capres yang aktif terhadap eksistensi blogger adalah Prabowo Subiyanto dari partai Gerindra, Jusuf Kalla dari partai Golkar dan Bugiakso sebagai cucu Jenderal Sudirman, para capres tersebut tentu mampu membaca situasi yang berkembang saat ini untuk dapat menjadikan nya sebagai orang nomor wahid dinegeri ini.

Kalau para calon anggota legislatif sudah tidak terhitung jumlahnya yang menggunakan blog sebagai media untuk menawarkan diri sebagai calon anggota legislatif, selain dapat diakses oleh siapapun, blog merupakan media iklan yang sangat murah, apalagi jika mengambil layanan gratis, tentu akan menghemat biaya pengeluaran mereka untuk dapat dikenal oleh masyarakat.

Selengkapnya...

Hati-hati, Penipuan Gaya Baru

Saya besar di Cirebon, sebuah kota kecil yang orang bilang adalah kota udang karena disana banyak tambak udang yang orang setempat menyebutnya ‘empang’, saya memiliki saudara yang baru saja terpilih menjadi seorang kuwu, di Jakarta tentu tidak ada sebutan kuwu, kuwu adalah kepala desa yang terpilih melalui pemilihan langsung oleh warga desanya, ya ....kalau di Jakarta mungkin setingkat lurah, tapi bedanya kalau lurah adalah pegawai negeri yang tidak dipilih langsung oleh warga.

Beberapa hari yang lalu beliau (kuwu), menelepon saya untuk menanyakan sesuatu yang memang penting, tentu penting pula diketahui masyarakat, agar tidak tertipu, katanya, beliau mendapatkan laporan dari warganya, bahwa seorang warga telah menemukan sebuah map yang berisi dokumen dan cek dari bank BRI senilai 4,7 milyar rupiah, cek tersebut sudah di tanda tangani dan distempel, stempelnyapun basah bukan stempel fotokopi.

Dokumen-dokumen yang ada dalam Map adalah fotokopi SIUP atas nama PT PETRONAS USAHA MANDIRI dengan presiden direktur Husein Joyonegoro, dengan alamat kantor di Jln HR rasuna Said Kav. Ib Nomor 03 Menara Rajawali Jakarta Selatan, lengkap dengan nomor NPWP 01.859.638.7-075, dan meninggal nomor telepon yang dapat dihubungi yaitu Nomor (021) 5203996 dan Nomor HP 081280075677 selain itu ada sebuah akte tanah tertulis milik seorang pejabat di dareah Manokwari.

Pikiran saya sudah sedikit curiga, jangan-jangan ini merupakan sebuah penipuan modus baru, saya mencatat semua informasi tersebut dengan maksud akan saya cari tahu, Kemudian saya tanya kembali, apakah beliau sudah menelepon nomor yang ada dalam dokumen tersebut, beliau menjawab bahwa beliau telah menelepon dan pihak yang mengangkat membenarkan bahwa dokumen tersebut katanya memang hilang dan merupakan miliknya, Pihak PT PETRONAS USAHA MANDIRI sesegera mungkin akan mengambil dokumen tersebut dan memberi imbalan senilai Rp120.000.000,- bagi yang mau mengembalikannya, selanjutnya PT PETRONAS USAHA MANDIRI tersebut meminta nomor rekening pak Kuwu untuk dapat mentransfer Rp20.000.000,- terlebih dahulu sebagai tanda terimakasih, dan Rp100.000.000,- nya menyusul setelah dokumen diterima oleh pihak PT PETRONAS USAHA MANDIRI

Ketika saya tanya apakah pak Kuwu sudah memberikan nomor rekeningnya, beliau menjawab sudah, saya sudah semakin curiga bahwa kasus tersebut sebuah penipuan, saya menasehati beliau agar jangan melakukan apapun yang diminta oleh pihak PT PETRONAS USAHA MANDIRI, sebelum saya cari tahu berita dan informasi masalah tersebut. Saya menelepon ke Nomor yang ada tapi tidak tersambung, akhirnya saya telepon ke 108 mengenai alamat PT PETRONAS USAHA MANDIRI tersebut, hasilnya ternyata alamat tersebut bukan merupakan alamat PT PETRONAS USAHA MANDIRI, tetapi merupakan PT PETRONAS USAHA MANDIRI Bakrieland, yang mencurigakan lagi adalah NPWP-nya yang berujung dengan angka 777, setahu saya angka diujung menunjukan kantor pusat atau angka jumlah kantor cabangnya, jika orang pribadi tentu angkaseharusya adalah 000 atau 001, setelah itu saya buka mbah Google untuk search PT PETRONAS USAHA MANDIRI, nah dari informasi mbah google inilah semakin jelas bahwa PT PETRONAS USAHA MANDIRI tersebut merupakan penipu, semua halaman yang tampil di layar google menunjukan bahwa PT Petronas Usaha Mandiri tersebut merupakan kasus penipuan dengan modus menyuruh calon mangsa untuk menuju ke mesin ATM, dengan dalih sudah mentransfer Rp20.000.000,- , dan calon mangsa merasa bahwa saldonya belum bertambah, kemudian disuruh untuk menekan angka-angka dimesin ATM, yang maksudnya mengalihkan saldo calon mangsa ke nomor rekening penipu.

Saya langsung kembali menelepon pak Kuwu menjelaskan hal tersebut, untung saja beliau belum melakukan hal yang diminta penipu, sehingga tidak mengalami kerugian. Modus-modus penipuan yang kian beragam, tentu akan banyak memakan korban, menurut saya sosialisasi ke masyarakat perlu dilakukan, sehingga dapat menekan angka penipuan, mangsa mereka adalah orang-orang daerah yang minim akan informasi, sehingga mudah tertipu dengan iming-iming uang yang besar.

Mereka mengalami kesulitan untuk membedakan mana penipuan dan mana yang sungguhan, berbeda dengan kita yang tentu memiliki akses informasi yang lebih dibandingkan mereka yang berada didaerah, kita bisa membedakan bahwa Djarum Black melalui kompetisi Djarum Black Innovation Awards, Djarum Black Blog Competition, bukan merupakan sebuah ajang penipuan, karena informasi yang kita terima jelas, benar dan dapat diakses dengan mudah, berbeda dengan di daerah, tentu kebanyakan dari mereka tidak mengetahui apa itu Djarum Black Innovation Awards, Djarum Black Blog Competition, ini tentu jelas arus informasi belum sampai kepada mereka.

Mudah-mudahan pihak-pihak terkait dapat mengurangi kesenjangan informasi yang terjadi, sehingga penipuan-penipuan dapat diketahui luas oleh masyarakat, sehingga masyarakat awam tidak menanggung kerugian akibat dari penipuan ini.

Selengkapnya...

Selasa, 17 Maret 2009

50 % + 20 % Tidak sama dengan 70%

Tentu para blogger bertanya-tanya, kenapa kok bisa? Secara matematika 50% ditambah dengan 20% adalah 70%, dalam hal ini ada kejadian yang lumayan untuk diperhatikan bagi para blogger yang hendak belanja di supermarket atau mall. Akhir-akhir ini marak setiap pojok supermarket atau mall menawarkan berbagai macam diskon dan trik-triknya, jadi coba benar-benar teliti dahulu sebelum membeli barang yang didiskon, dan jangan cepat tergiur oleh tulisan-tulisan diskon.

Begini kejadiannya, Sabtu kemaren saya berjalan-jalan dengan keluarga ke sebuah pusat perbelanjaan di kota Bekasi, iseng-iseng saya dan keluarga mampir ke tempat sepatu, ditempat counter sepatu “yongki komaladi” tertulis diskon 50% + 20%, ketika saya melihat tulisan tersebut saya hanya berfikir barang yang terpajang didiskon 70%, istri saya tertarik dengan salah satu sepatu yang ada disana, ketika melihat label harga, tertulis Rp179.000,- , ketika saya hitung secara kasar sekitar kurang dari Rp60.000,-, akhirnya karena saya dan istri saya menilai harga sepatu yang murah maka berdua sepakat untuk mengambil sepatu tersebut untuk istri saya.


Setelah berada dikasir, ternyata angka yang ada desktop kasir menunjukkan angka Rp71.600,-, saya merasa heran dan istri saya juga menanyakan kepada penjaga kasir tersebut untuk menanyakan kembali apakah harga dan hitungannya sudah benar, dan kasir menjawab sudah benar.


Ketika saya sampai dirumah, saya penasaran dan membuka computer untuk meyakinkan apakah hitungan harga sepatu yang dibeli sudah benar, dan akhirnya saya bisa menemukan bedanya 50% + 20% dengan 70%, ini hitungannya:


Jika 70%

Harga Awal Rp179.000,-

Diskon 70% Rp125.300

Harga setelah didiskon {(Rp179.000,-)-(Rp125.300,-)} = Rp53.700,-

Jika 50% + 20%

Untuk diskon 50%

Harga Awal Rp179.000,-

Diskon 50% Rp89.500,-
Harga setelah diskon 50% {( Rp179.000,-)-( Rp89.500,-)} = Rp89.500,-


Untuk diskon 20%

Harga Awal Rp89.500,-

Diskon 20% Rp17.900,-

Harga setelah diskon 20% {( Rp89.500,-)-( Rp17.900,-)} = Rp71.600,-
Jadi harga setelah diskon 50%+20% adalah Rp71.600,-

Nah ketahuan kan perbedaanya, mudah-mudahan sedikit informasi ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan yang hendak berbelanja ke mall atau swalayan lainnya, untuk bisa lebih berhati-hati dan teliti akan tawaran-tawaran diskon tertentu, karena berbagai trik ditawarkan oleh para produsen, dengan maksud merubah imej mahal menjadi lebih murah, coba saja bayangkan ketika Anda melihat diskon 50% + 20%, terbersit dalam pikiran kita adalah diskonnya sebesar 70%, setelah dihitung selisihnya hampir mencapai 20 ribuan rupiah, bagi yang kurang teliti seperti saya tentu akan terjebak dengan pemikiran 50% + 20%=70%.

Trik lain yang biasa saya jumpai adalah selisih harga 1 rupiah, misal harga baju Cuma Rp99.999,- padahal ketika sampai dikasir, kita tetap membayar Rp100.000,-, ini adalah salah satu taktik untuk merubah imej menjadi lebih murah, ketika kita membandingkan harga baju dengan kualitas yang sama dengan harga Rp100.000,- tentu sense kita menilai bahwa baju tersebut berada dalam kisaran 100 ribuan (6 digit), berbeda dengan yang mempunyai harga Rp99.999,- tentu sense kita menilai harga baju tersebut berada dalam kisaran 90 Ribuan(5 digit), padahal hanya selisih Rp1,- (satu rupiah).

Mungkin konsep-konsep seperti ini merupakan ide kreatif dari strategi pemasaran perusahaan produsen, kalau dalam Djarum Blackinnovationsaward, ide-ide kreatif ini mungkin juga lho bisa meraih simpati para juri dalam kompetisi tersebut untuk memberi point tinggi, sehingga ide tersebut bisa menjadi juara pada kompetisi tahun ini, tapi setahu saya Djarum Blackinnovationsaward kali ini, belum melombakan ide yang bersifat abstrak, tetapi lebih kepada barang yang memiliki multi fungsi, tapi bagi konsumen, ide ini lebih kearah yang merugikan, sehingga perasaan menyesal setelah membeli tidak dapat terhindarkan.

Bukan bermaksud untuk black campaign produk tertentu, atau perusahaan tertentu, tetapi apa yang saya paparkan diatas merupakan realita yang dirasakan oleh setiap konsumen,, dan konsumen itu sendiri ketika menghadapi situasi seperti diatas, tidak semuanya menyadari akan trik tersebut, mudah-mudahan setelah membaca cerita diatas, para konsumen sedikit lebih memahami konsep-konsep ekonomi yang kurang menguntungkan konsumen tersebut.

Selengkapnya...

TAK TERPISAH KITA OLEH WAKTU , DEMI RINDU, CITA-CITA DAN KEBERSAMAAN KITA, MARI MELALUI MEDIA INI KITA BERSUA DIMANAPUN BERADA

Swadaya Corner